3 Orang yang Allah Cuek di Hari Kiamat, Salah Satunya Orang Miskin yang Sombong
Ilustrasi padang mahsyar. 3 golongan orang yang tidak diajak bicara oleh Allah di hari kiamat. /Pixabay/TNphotography
PORTAL JEMBER - Percaya kepada hari akhir atau kiamat merupakan salah satu rukun iman dalam Islam.
Kiamat merupakan rukun iman kelima yang wajib diyakini oleh umat Islam.
Hari akhir atau kiamat merupakan hari berakhirnya seluruh kehidupan di dunia.
Lalu bagaimana keadaan manusia di hari akhir?
Manusia akan dibangkitkan kembali dengan bermacam-macam sesuai dengan hidupnya selama di dunia.
Dan terdapat 3 golongan manusia yang sama sekali tidak diajak bicara oleh Allah pada hari akhir nanti.
Dilansir PORTAL JEMBER dari video Youtube Yufid.TV-Pengajian & Ceramah Islam yang diunggah 7 Agustus 2021, Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatsri menjelaskan 3 golongan orang yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat.
Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatsri menyampaikan, bahwa syariat islam telah melarang perbuatan-perbuatan dan sifat-sifat tercela pada diri manusia.
Dan telah menuliskan dosa bagi orang yang melakukan perbuatan terlarang tersebut.
Dan jika faktor yang mendorong perbuatan dosa itu semakin kecil, maka jika perbuatan itu dilakukan, dosanya akan semakin besar.
Dan diantara perbuatan-perbuatan tersebut sudah disebutkan dalam hadits, dimana Nabi SAW memperingatkan bahaya orang sombong.
Karena sombong adalah sifat yang tercela dan pengertian sombong adalah ketika seseorang merendahkan orang lain.
Serta tidak mau menerima kebenaran.
Dan jika sifat sombong ini muncul dari seseorang yang hanya memiliki sedikit faktor yang mendorongnya untuk berbuat sombong, maka dosa sombong tersebut lebih besar.
Dari sinilah, Nabi menyebutkan 3 golongan orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah.
Allah tidak akan melihat mereka dan tidak akan mensucikan mereka pada hari kiamat.
Golongan tersebut akan mendapatkan azab yang pedih.
Golongan pertama adalah orang miskin yang sombong.
Orang miskin yang dimaksud adalah orang yang tidak memiliki harta untuk mencukupi kehidupannya sendiri.
Sehingga dia membutuhkan orang lain untuk menafkahi dirinya.
Meskipun demikian, orang tersebut menyombongkan dirinya.
Padahal orang seperti itu faktor yang mendorong untuk sombong sangat kecil, namun dia tetap menyombongkan dirinya.
Golongan kedua adalah orang tua renta yang berzina.
Maksud dari orangtua renta adalah orang yang lanjut usia dan yang sudah beruban.
Orang seperti itu sudah lemah faktor yang mendorong untuk berhubungan seksual, namun masih saja ia ingin melakukan perbuatan zina.
Sehingga orang yang seperti itu dosanya lebih besar daripada dosa pelaku zina lainnya.
Golongan ketiga adalah orang yang memiliki kekuasaan dan wewenang, namun ia masih saja berdusta.
Yang semestinya faktor yang mendorong untuk berdusta sudah melemah daripada orang lain.
Karena dia memiliki kekuasaan, berhak memerintah dan melarang, serta punya wewenang atas orang lain.
"Jika ada seseorang yang memiliki sifat-sifat tersebut dan faktor dorongan untuk berbuat dosanya sedikit, maka dosa baginya lebih besar,"tutup Syaikh Sa'ad
Dapat disimpulkan 3 golongan orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat yaitu orang-orang yang memiliki dorongan kecil untuk berbuat dosa, namun ia tetap melakukannya.
Dan 3 golongan tersebut adalah orang miskin yang sombong, orang tua yang berzina, dan pemimpin (orang yang memiliki kekuasaan dan wewenang) yang berdusta.***