Ustadz Adi Hidayat Ungkap Amalan Penghapus Dosa Terampuh, Bisa Masuk Surga Tanpa Hisab
Ustadz Adi Hidayat. Inilah amalan penghapus dosa terampuh. Bahkan bisa membuat masuk surga tanpa hisab. /Tangkap layar Youtube.com/Adi Hidayat Official
PORTAL JEMBER - Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan amalan penghapus dosa terampuh.
Manusia memang makhluk yang tidak akan luput dari dosa. Namun, manusia tidak perlu putus asa akibat dosa dirinya rasa sudah sangat banyak.
Sesungguhnya, ampunan Allah itu sangatlah luas. Tentunya, ampunan Allah bisa didapat dengan syarat amalan tertentu.
Lantas, apa amalan penghapus dosa terampuh?
Apa yang harus dilakukan agar catatan dosa dibersihkan oleh Allah?
Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang bisa masuk surga tanpa hisab.
Dilansir PORTAL JEMBER dari unggahan akun YouTube Adi Hidayat Official, berikut penjelasan tentang amalan penghapus dosa terampuh menurut Ustadz Adi Hidayat.
Halaman:
Sumber: YouTube Adi Hidayat Official
Amalan penghapus dosa terampuh
Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan amalan yang bisa dilakukan agar dosa-dosa bisa diampuni oleh Allah.
Untuk mengetahui amalan penghapus dosa, mari perhatikan isi surat Ali Imran, Adz Dzariyat, dan Al Anfal.
Surat Ali Imran ayat 31
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
qul ing kuntum tuḥibbụnallāha fattabi’ụnī yuḥbibkumullāhu wa yagfir lakum żunụbakum, wallāhu gafụrur raḥīm
"Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Surat Al Anfal ayat 29.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
yā ayyuhallażīna āmanū in tattaqullāha yaj’al lakum furqānaw wa yukaffir ‘angkum sayyi`ātikum wa yagfir lakum, wallāhu żul-faḍlil-‘aẓīm
"Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar."
Surat Adz Dzariyat ayat 18.
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
wa bil-as-ḥāri hum yastagfirụn
"Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar."
Ustadz Adi Hidayat melalui berbagai surat di atas menunjukkan terdapat petunjuk Allah bahwa dosa itu dapat diampuni.
Asalkan, seseorang melakukan amalan tertentu yang membuat dosanya dapat diampuni oleh Allah.
Misalnya, dalam surat Ali Imran ayat 31. Disebutkan bahwa jika ingin dosa diampuni, maka ikutilah sunnah Rasul.
Cara ini dapat membuat seseorang dicintai Nabi dan Allah. Mulai dari bangun hingga tidur lagi.
Tidak hanya ibadahnya, sunnah juga perlu dipratekkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dari perkataan yang baik-baik.
Keutamaan mengikuti perintah Allah serta bertakwa kepada-Nya dalam menghapus dosa diungkapkan dalam surat Al Anfal ayat 29.
Selanjutnya, amalan istighfar seperti yang ada dalam surat Adz Dzariat ayat 18 juga bisa menghapus dosa-dosa terdahulu.
Kemudian, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan sebuah tanda seseorang diinginkan untuk berubah dan bertaubat oleh Allah.
Misalnya, tiba-tiba merasa ingin berubah dari sifat buruk tertentu.
Ustadz Adi Hidayat mengingatkan agar tidak mengabaikan tanda tersebut, langsung ambil dan segera untuk berubah serta bertaubat.
Allah akan bimbing siapa saja hamba-Nya yang ingin berubah kembali ke jalan yang benar. Bahkan, perubahannya bisa sangat drastis.
Seperti yang disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 138.
صِبْغَةَ ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبْغَةً ۖ وَنَحْنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ
ṣibgatallāh, wa man aḥsanu minallāhi ṣibgataw wa naḥnu lahụ ‘ābidụn
"Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah."
Ustadz Adi Hidayat mengibaratkan orang tersebut seperti teh celup, basah semua.
Artinya, ketika ia bergerak untuk berubah, maka langsung berubah segala hal dalam dirinya. Misalnya dari pakaian, perkataan, perilaku.
Jika itu terjadi, maka menurut Ustadz Adi Hidayat, terdapat peluang dihapuskan semua dosa dan keburukan.
Catatan amal buruknya akan bersih. Bahkan, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa terdapat di antara mereka yang kelak akan masuk surga tanpa hisab.
Contohnya yang terjadi pada sahabat Rasulullah, Ummar bin Khattab. Beliau berubah drastis setelah masuk Islam hingga mendapat kemuliaan masuk surga tanpa hisab.
Tidak hanya untuk sahabat Rasul, apa yang dialami oleh Ummar bin Khattab juga bisa dicapai oleh umat pada umumnya.
Terakhir, Ustadz Adi Hidayat menyebutkan ciri dosa yang diampuni adalah dijaga oleh Allah sehingga tidak melakukan dosa itu lagi.
Pandangannya menjadi baik, perkataannya jauh dari keburukan, ketakwaan meningkat, hingga ibadahnya menjadi lebih rajin.
Wallahu a’lam.***