Amalan Mbah Moen agar Meninggal dalam Keadaan Islam dan Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman
Ilustrasi masjid /Pixabay/ jpeter2
MANTRA SUKABUMI - KH Maimun Zubair atau yang disapa Mbah Moen merupakan ulama besar Indonesia yang juga dihormati ulama Arab.
Mbah Moen yang juga dikenal dengan kewaliannya sering di contoh doa dan amalan yang sering dikerjakan.
Salah satunya amalan Mbah Moen agar meninggal dalam keadaan Islam dan terhindar dari fitnah.
Mbah Moen semasa hidupnya sempat menjelaskan amalan yang apabila dikerjakan jika meninggal maka orang itu dalam keadaan Islam.
Amalan Mbah Moen itu adalah melaksanakan sholat sunnah sebelum subuh, membaca surat Al-Fill dan sering-seringlah membaca Yahayyu Ya Qoyyum, Yadzaljalali Wal Iqrom, Amitsna 'Ala Dinil Islam.
Selain agar meninggal dalam keadaan Islam, amalan ini juga bisa memperluas pintu rezeki sebagaimana yang Mbah Moen ungkapkan.
Mbah Moen pernah menjelaskan keistimewaan sholat sunnah sebelum subuh, keutamaannya sangat luar biasa hingga jika dibandingkan antara dunia ini lebih baik sholat dua rakaat sebelum subuh.
Maka dari itu agar Anda semakin paham dengan amalan yang dibagikan Mbah Moen ini, simak dan baca sampai akhir.
Mbah Moen mengatakan bahwa di waktu subuh harus mengamalkan sholat qobliyah subuh, seperti dilihat mantrasukabumi.com dari video yang diunggah dikanal YouTube Ayo NGAJI pada Selasa 27 Juli 2021.
"Jadi di waktu subuh amalkan sholat qobliyah subuh, bagi yang masih muda pada rakaat pertama baca surat Al-Insyirah dan rakaat kedua baca surat Al-Fiil, " ujar Mbah Moen.
Kenapa harus demikian?
Dijelaskan Mbah Moen karena kata Nabi orang yang mau membaca kedua surat tersebut dalam sholat qobliyah subuhnya, maka dijamin hidupnya tidak akan susah.
Hal ini diperjelas dalam sebuah hadist yang artinya:
"Apabila kamu melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum sholat subuhnya dan dalam sholatnya membaca surat Al-Insyirah dan Al-Fiil, maka akan terhindar dari fitnah, "
Dikatakan Mbah bahwa banyak pada zaman sekarang orang Islam yang terkena fitnah karena sudah tidak mengamalkan sunnah tersebut.
"Atau ada yang mengamalkan sunnah tersebut tapi agar terhindar dari fitnah, dalam arti tidak karena Allah,"
"Yahayyu Ya Qoyyum, Yadzaljalali Wal Iqrom, Amitsna 'Ala Dinil Islam, dibaca 41 kali, " kata Mbah Moen.
Kata Mbah Moen amalan ini dibaca sebelum sholat subuh atau lebih tepatnya setelah sholat ba'diyyah subuh.
"Kalaupun sudah mati tapi masih dalam keadaan Islam, " kata Mbah Moen.
"Kalau sudah tua tidak usah membaca yang aneh-aneh cukup baca ini, "Yahayyu Ya Qoyyum, Yadzaljalali Wal Iqrom, Amitsna 'Ala Dinil Islam, "
"Maka di akhir zaman sekarang amalkanlan sunnah tersebut, jika habis sholat subuh bacalah:
"Subhanallah hil adzim, Subhanallah wabihamdihi, astaghfirullah, dibaca sebanyak 100 kali, " kata Mbah Moen.
Kanjeng Nabi Berkata:
"Barang siapa mau membaca amalan tersebut 100 kali diwaktu fajar asal di fajar yang sungguh-sungguh bukan fajarnya saya"
"Akan diberi rezeki yang luas dan terhindar dari hutang, "***